“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra`: 82)
D. Keutamaan Madu dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah
Berikut diantara keutama'an madu dalam Al-Qur'an dan hadits Nabi:
“Dan, Rabb-mu mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.” Kemudian, makanlah dari tiap-tiap [macam] buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. Nn-Nahl: 68-69)- Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: Dengan meminum madu, dengan pembekaman, dengan Kay (besi panas), dan aku melarang umatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas.” (HR: Al Bukhari no. 5683, Ahmad, Ibnu Majah dan Al Bazzar).
- “Dari Abu Sa’id radhiallahu ‘anhu: Ada seorang laki-laki datang kepada Rasullulah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Saudara saya sakit perut”. Rasul menjawab: "Beri ia madu!"
Kemudian orang itu datang lagi untuk kedua kalinya.
Rasul berkata lagi: "Beri ia madu!"
Kemudian orang itu datang lagi untuk ketiga kalinya.
Rasul berkata lagi: "Beri ia madu!"
Kemudian orang itu datang lagi dan berkata: "Telah saya lakukan."
Rasul menjawab: "Allah subhanahu wa ta'ala benar. Perut saudaramu yang bohong. Beri ia madu!"
Setelah itu diberikannya lagi madu kepada saudaranya, dan sembuhlah penyakitnya. (HR Buhkari) - Dll.
E. Keutamaan Habbatussauda Dalam As-Sunnah
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Hendaknya kalian mengkonsumsi Habbatussauda’ (jintan hitam). Karena Habbatussauda’ mengandung obat untuk segala jenis penyakit, kecuali As Saam (kematian).” (HR: Al Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Hibban).
F. Keutamaan Minyak Zaitun Dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah

- Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. An-Nur: 35)
- Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Konsumsilah minyak Zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena minyak Zaitun dibuat dari pohon yang penuh dengan berkah.” (HR: At Tirmidzi dan Ibnu Majah)
G. Keutamaan Kurma Ajwa
“Barangsiapa di pagi hari memakan tujuh butir kurma ajwa, maka ia tidak akan terkena racun dan sihir pada hari itu.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 5779 dan Muslim, no. 2047)
Kita memohon kepada Allah subhanahu wa ta'aalaa agar setiap jenis kurma semoga dimasukkan ke dalam hadits di atas. Aaamiin..
H. Keutama'an Air Zam-Zam
Posting Komentar
0 Komentar